Selasa, 22 Desember 2015

Kamis, 06 Desember 2012

Masuk Islam-nya Abu Bakr Ash-Shidiq R.A. Adalah Mu’jizat Nabi SAW

Mungkin kawan sudah sering mendengar atau membaca hikayat ini, namun tak ada salahnya kami menceritakannya kembali. Semoga hikayat ini dapat memompa iman dan kecintaan kita kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Amin!!
Baiklah, diceritakan dalam Kitab ‘Ushfuriyah hal. 5 bahwa Abu Bakr (sebelum masuk Islam) adalah seorang pedagang di Jaman Jahiliyah. Yang menjadi sebab keislaman beliau adalah sebuah mimpi. Suatu saat, di Syam, Abu Bakr bermimpi melihat matahari dan bulan tepat berada di atas kepala beliau. Beliau lalu mengambil matahari dan bulan itu dan memluknya, lalu matahari dan bulan itu disorbankan (dipakai sebagai sorban). Tatkala Abu Bakr terbangun, beliau berangkat kepada seorang rahib Nashrani untuk menanyakan ta’bir perihal mimpi tersebut. Ketika bertemu dengan rahib itu Abu Bakr langsung menceritakan mimpinya dan meminta ta’bir.
Rahib: anda berasal dari mana?
Abu Bakr: dari Mekah
Rahib: dari qabilah apa?
Abu Bakr: Qabilah Taim
Rahib: apa pekerjaan anda?
Abu Bakr: berdagang
Rahib: tak lama lagi, di jaman anda, akan lahir seorang lelaki dari Qabilah Hasyim yang bernama Muhammad Al-Amin. Lelaki itu adalah nabi akhir jaman. Jika Allah tidak menciptakan Muhammad, maka Allah tidak akan menciptakan langit, bumi, dan segala isinya, dan Allah tidak akan menciptakan Adam A.S., para nabi dan rasul. Muhammad adalah rajanya para nabi dan rasul, dan penutup para nabi. Dan anda akan masuk ke dalam keislamannya, dan anda akan menjadi seorang khalifah setelahnya. Inilah ta’bir dari mimpi anda. Saya membaca sifat-sifat Muhammad dalam Taurat, Inzil, dan Zabur. Dan sesungguhnya saya telah masuk kedalam keislamannya tetapi, saya menyembunyikan keislaman saya karena takut akan Kaum Nashrani.
Tatkala Abu Bakr mendengar cerita rahib tentang sifat-sifat Nabi Muhammad, hatinya tergetar dan tak sabar ingin bertemu dengan Nabi Muhammad. Diceritakan berangkatlah Abu Bakr ke Mekah dan mencari lelaki yang bernama Muhammad sampai akahirnya menemukannya. Singkat cerita, Abu Bakar menyayangi Muhammad dan selalu gundah jika sedetik saja Abu Bakr tidak melihat beliau.
Selang beberapa lama setelah itu, pada suatu hari, Nabi Muhammad bertanya pada Abu Bakr.
Nabi: wahai Abu Bakr, setiap hari kaudatang padaku dan berkumpul denganku, kenapa kau tidak masuk Islam?
Abu Bakr: apabila kau ini benar-benar seorang nabi, maka pasti kau memiliki mu’jizat.
Nabi: apakah tidak cukup, sebuah mu’jizat yang kauimpikan di Syam dan mimpi itu dita’bir oleh seorang rahib yang mengabarkan tentang keislamannya.
Tatkala mendengar hal itu, Abu Bakr langsung mengucap syahadat dan masuk Isalm. Dan hasan keislamannya

Jumat, 23 Desember 2011

sebuah kebingungan yang terjadi saat ini melanda diriku

hidup adalah sebuah pilihan diantara dua baik atau buruk
tapi kehidupan itu sangat sulit untuk dijalani